Kamis, 27 Juni 2013

Know Your Parent's Profession

Bismillahirrahmannirrahiim,

Hari Rabu, tanggal 16 Juni 2013 kemaren, ada acara menarik di kantor suamiku, Bank Permata Bintaro. Yaitu Know Your Parent's Profession (KYPP). Kalau tahun kemaren yang ikut Hilman, maka kali ini gantian Fanni. Waktu diberitahu mengenai acara ini, Fanni antusias sekali. "Ikuuuuuut!" teriaknya.


Acara ini adalah untuk anak-anak karyawan Bank Permata dari usia 5 sampai dengan 12 tahun. Diikuti sekitar 80 orang anak karyawan, dengan tujuan agar anak-anak mengetahui pekerjaan orang tuanya.  Acaranya dikemas dengan amat menarik dan edukatif, seperti game, lomba-lomba dan tour ke beberapa ruangan kerja.

Ayah menyempatkan berfoto sebelum kembali ke ruangan kerjanya

 Mumpung masih sepi, foto-foto dulu

Kaos KYPP dan name tag Fanni

Acara dimulai pukul 08.00 WIB. Baru datang anak-anak sudah senang mendapatkan goody bag yang berisi snack, susu, kaos. Kegiatan pertama adalah berfoto di background KYPP yang nantinya akan dipilih 3 pemenang yang ekspresinya menarik dan ceria. Anak-anak diminta berekspresi sendiri tanpa diarahkan gayanya. Lucu-lucu sekali tingkah/pose mereka.

Dan inilah gaya Fanni. Yang rupanya memenangkan juara 2.

 Fanni seperti menyatu dengan gambar anak-anak pada background ya.
Satu-satunya anak yang berpose sambil duduk, 
kok kepikir ya Fanni dengan pose itu.

Pembagian hadiah ekspresi foto

Anak-anak dibagi kelompok-kelompok dengan penanggung jawab kakak pembimbing (karyawan) ketika melakukan tour ke ruangan kerja. Tujuannya adalah agar anak-anak bisa lebih fokus dan memahami apa yang mereka lihat. Satu orang pembimbing bertanggung jawab 4-5 orang anak saja. Ruangan yang dikunjungi adalah Permata Tell, Banking, Permata Cabang yang ada di lantai Ground.

Fanni kebagian mengunjungi Permata Tell, yang dibimbing oleh kak Dessy. Kelompok Fanni hanya ber-3, karena ternyata satu anak tidak hadir.

Pembimbing dan teman sekelompok Fanni

Setelah tour ke ruangan kerja, berikutnya adalah lomba mengunting, dan membentuk tokoh-tokoh Angry Bird. Lalu lomba mewarnai dan mengarang yang dikelompokkan usia 5 - 8 tahun dan 9 - 12 tahun. Walau hasil karya Fanni bagus-bagus, tapi belum bisa menang. Tak apa, aku puas dengan hasilnya, terutama pada karangan Fanni. Baru lulus TK tapi bisa merangkai beberapa kalimat tentang kegiatan yang dia lewati hari itu. Aku malah tidak menyangka Fanni bisa menulis cukup panjang. Tentu saja dengan bentuk tulisan ala anak lulusan TK.

menggunting tokoh Angry Bird

Hasil mewarnai Fanni cukup bagus, walau tidak menang

Berikutnya adalah game cepet-sepetan membuat gambar bintang. Dalam dua menit, anak-anak diminta membuat gambar bintang, dan diwarnai. Kali ini, game tidak dikelompokkan usia. Semua melakukan hal yang sama. Dan tak disangka, Fanni menang.

gambar bintang karya Fanni, 2 menit saja

Masih permainan kecepatan, anak-anak diminta membuat tulisan KYPP (Know Your Parent's Profession) dan diwarnai sebagus mungkin. Pembawa acara menyebut KYPP dengan pronoun english, kei yi pi pi. Lagi-lagi aku underestimate Fanni. Aku pikir apa ya Fanni ngerti maksudnya? Aku lihat anak-anak yang seusia Fanni salah menulis. Makanya aku takjub ketika anak-anak diminta mengangkat hasil karyanya. Walau Fanni tidak menang, tapi aku surprise dengan hasilnya. She did well!

Bagus kan hasilnya? 2 menit saja

Aku amati, anak-anak terlihat senang dan bahagia. Mereka bisa cepat akrab satu sama lain. Khas anak-anak. Mudah akrab tanpa punya pikiran macam-macam. Terlihat saling membantu ketika ada yang tidak membawa alat/perlengkapan yang diperlukan seperti gunting atau lem. Kami, orang tua hanya menyaksikan dari kejauhan saja. Mereka bisa membawa diri mereka dalam mengikuti acara sesuai arahan pembawa acara dan pembimbingnya.

 anak-anak menyimak arahan kakak pembawa acara

 kok tahu aja mau difoto dari belakang, pakai noleh segala

Foto bersama sebagai penutup acara

Acara yang diselenggarakan oleh Bank Permata ini sudah berlangsung 3 tahun. Sebaiknya memang diteruskan ke tahun-tahun berikutnya, karena amat bermanfaat bagi anak-anak. Anak-anak jadi mengenal apa yang menjadi pekerjaan orang tua mereka. Fanni bilang, "Ooh, jadi ayah kalau kerja kayak gitu ya." Makin senang pula anak-anak saat pulang mendapat tas yang berisi alat tulis bergambar Doraemon. Wajah-wajah bahagia tampak terlihat, ketika acara ditutup pukul 15.30 WIB.

Di mobil dalam perjalanan pulang, Fanni antusias sekali menceritakan pengalaman yang dilewatinya sehari itu. Aku sendiri senang melihat kemandirian Fanni. Ah, anak itu memang penuh kejutan.


26 komentar:

  1. senang ya Fanny ke kantor ayahnya. Pascal juga waktu senin dari kantor suamiku mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak-anak ternyata punya gambaran yang berbeda tentang kantor ayahnya. Jadi ketika dilihatkan pada tempat dan garis besar pekerjaannya, mereka jadi berkesan.

      Hapus
  2. idde foto menyamai background itu yg unik bund..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya yaaa, Fanni mirip dengan anak-anak di background itu. Ada-ada aja idenya.

      Hapus
  3. Acaranya seru dan ramai, penuh dengan konsep edukatif untuk anak.

    Salam wisata

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga terus dilakukan pada tahun-tahun selanjutnya.

      Salam kembali

      Hapus
  4. Sebuah acara yang edukatif dan semoga semakin banyak pihak yang care untuk tumbuh kembangnya kecerdasan anak, dan semoga acara ini terus di lakukan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Melihat antusias anak-anak dari berbeda usia itu, rasaya memang berharap kalau acara seperti ini bisa dilakukan oleh banyak pihak.
      Terima kasih.

      Hapus
  5. Wahh seru nih bunda, pengen ikut jadinya hhihi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayoo ikutan! Mau jadi penonton atau peserta? :D

      Hapus
  6. Seru dan bermanfaat banget ya bund acaranya...

    Anak2 jd ngerti kerjaan ortu mereka...

    Selamat Fanni gaya fotomu emang uniiikk ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bunda Dzaky, semula anak-anak taunya kalo kerja di bank itu selalu pegang uang. Fanni juga jadi tau kenapa kalau dia pengen ikut ayah ke kantor ga bisa.

      Fanni tiba-tiba nambah cita-cita, bisa nggak jadi dokter tapi juga kerja di bank. qiqiqi

      Hapus
  7. Seru banget ya Bun...
    Fanny hebat pose bisa juara 2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pose aneh itu ternyata malah dibilang unik. qiqiqi.

      Hapus
  8. idenya menarik bunda.. mengetahui profesi orang tuamu, begitu bukan? seharusnya memang anak mengerti tentang profesi orang tuanya, agar ssaat ditanya orang lain, bisa menjawab dengan benar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan sekedar jika ditanya orang lain anak bisa menjawab benar, lebih kepada: anak-anak bisa memahami dan lebih dekat dekat dengan orang tuanya.

      Hapus
  9. acaranya seru ya bun.anak2 jadi tau pekerjaan orangtuanya di kantor :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hari itu memang seru sekali. Nanti ada tambahan cerita lainnya.

      Hapus
  10. ikut ke kantor ayah Insan yuukk..
    nanti diajarin bikin gambar dan mewarnai yg bagus dan cepat, biar tahun depan juara satu ya..

    Selamat ya Fanni...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh tuh mas Insan, titip sampai pinter ya. Sekalian Hilman, diajarin animasi dan elektronik. qiqiqi.

      Hapus
  11. wah Vania juga sering pergi ke klinik saya, bun :)
    sampai-sampai cita-citanya pun jadi sama dengan saya, karena ingin membantu pekerjaan saya, ^_^

    salam buat Fanni :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak-anak itu memang imitate orangtuanya ya mbak Lyliana. Semoga kita bisa mengarahkannya dengan benar.

      Hapus
  12. Wah....!! keren juga ya, mbak... :-)
    Setidaknya anak-anak bakal cint trus sama ortu. Mereka tau gimana kerja ortunya ... :-)

    Mantrap...
    Salam kenal mbak :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah, anak-anak jadi lebih menghargai kerja orang tuanya.
      Salam kenal kembali.

      Hapus
  13. bagus banget...anak-anak dikenalkan dengan pekerjaan orang tuanya sejak usia dini, siapa tahu ada salah seorang dari mereka yang punya bakat untuk melanjutkan pekerjaan orang tuanya... salam :-)

    BalasHapus
  14. Bagus banget idenya Bank Permata. Mereka sangat bertanggung jawab terhadap kemajuan karyawannya terutama keluarga. Saluut... :)
    Dan untuk Fanny, kamu pinter deh :)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Pena Bunda © 2008. Design By: SkinCorner